Jumat, 29 Oktober 2010

Tank Paling Aman di Dunia


Merkava dirancang berdasarkan pengalaman Israel yang sudah kenyang dengan taktik dan pertempuran lapis baja. Merkava mungkin satu-satunya tank yang all in, mampu berperan sebagai Main Battle Tank sekaligus angkut pasukan, tanpa mengurangi kesaktiannya barang sedikit pun.

Bagi Israeli Defence Force (AB Israel), pertempuran tank bukanlah barang baru. Perang Sinai, Perang Enam Hari dan Perang Yom Kippur adalah ajang pembuktian kehebatan taktik perang tank Israel. Dari ketiga perang tersebut, ada satu pelajaran yang dapat ditarik. Ternyata tank yang dibeli dari luar macam M-48, M-60 dan Centurion tidak bisa bertempur di segala medan.

Hal ini dapat dimaklumi, karena walau pun medan di sekitar Israel terbatas, namun ternyata secara garis besar tipe medan pertempurannya terbagi dua. Yakni di Dataran Tinggi Golan yang direbut dari Suriah, tanahnya terdiri dari batuan vulkanik kasar dan berbatu, sehingga diperlukan sistem suspensi tangguh. Sementara di Gurun Sinai terdiri atas pasir halus, sehingga diperlukan track lebar untuk menaklukkannya. Yang tidak boleh dilupakan adalah, tank Israel juga harus beroperasi di medan perkotaan, macam di Palestina dan Libanon.

Dengan bobot 60-an ton, Merkava dituntut mampu bermanuver dan menerjang obstacle yang menghadang. Bila perlu, tebing pun harus dituruninya.

Ketika IDF meluncurkan proyek Merkava, kemampuan jelajah segala medan hanya menjadi salah satu parameter yang harus dipenuhi. Maka untuk itu, sistem transmisi racikan khusus IMI yang disebut TSWS "Mazkom" (Tracks, Springs, and Wheels System) dijamin mampu membuat Merkava mampu melaju di tiga medan yang disyaratkan. Termasuk juga kemampuan untuk melahap parit selebar 1 meter dan berjalan pada elevasi tanah sampai kemiringan 45 derajat.

Parameter lainnya adalah tank ini disyarakan harus mampu melindungi kru dan pasukan di luar, mengingat jumlah tentara Israel sangat terbatas. Every single live counts, setiap nyawa prajurit sangat berharga. Parameter terakhir adalah, daya gempur. Sebuah MET tentu saja harus mampu melibas lawan-lawannya, sehingga faktor daya hantam dan ketepatan tembakan menjadi sangat berarti.

Ketika Merkava Mk 1 diluncurkan untuk pertama kali pada 1979, konfigurasi standarnya diawaki empat kru. Mereka terdiri dari komandan, pengemudi, penembak dan pengisi peluru (loader). Pengemudi ditempatkan di sebelah kiri depan tepat di samping kompartemen mesin. Pengemudi dapat keluar lewat hatch atas, atau dalam keadaan darurat bisa merangkak ke belakang dengan cara mengangkat sandaran kursi yang berfungsi sebagai plat baja. Komandan ditempatkan di sebelah kanan turret, sementara pengemudi di sebelah kiri.

Pada Merkava Mk 3, fungsi loader dihilangkan karena amunisi sudah menganut tipe drum revolver, 5 peluru tersimpan pada tiap tabung. Pada Mk 4 malah lebih hebat lagi, sepuluh peluru siap tembak tersimpan dalam tabung yang berputar dengan sistem elektrik. Untuk keadaan darurat, pada belakang bodi Merkava dipasang emergency hatch sehingga awak bisa keluar dengan selamat. Emergency hatch ini pula yang membuat Merkava disukai pasukan infanteri. Karena dengan sistem darurat ini, pasukan lain yang sedang dihujani tembakan juga bisa menumpang berlindung di dalam Merkava.

Beralih ke urusan desain bodi, Merkava bisalah disebut sebagai penganut paham nyeleneh. Seluruh bodi dibuat bersudut tajam (heavy sloped) yang bertujuan untuk mengurangi daya penetrasi senjata antitank. Mesin ditempatkan di bagian depan. Konfigurasi yang umumnya hanya ditemui pada desain APC ini dipercaya mampu menjadi lapisan pelindung tambahan bagi kru apabila terkena hantaman langsung dari depan.

Desain juga dibuat beda, yaitu triangular, pipih dan melebar. Bentuk turret macam ini akan meminimalkan cross section, sehingga menyulitkan pembidik rudal antitank untuk tnengakuisisi target. Lapisan baja mengelilingi bodi dan turret tank, terutama di samping badan untuk melindungi truck dan roda yang rentan putus akibat ledakan. Lapisan baja yang dibuat dengan sistem modul ini membuat tank ini mampu melokalisir efek ledakan dan memudahkan untuk dilepas saat perawatan.

Berkembangnya teknologi rudal antitank macam RPG-29 yang memiliki dual warheads, mendorong dilakukannya penyempurnaan pada desain lapisan baja Merkava. Pada Merkava Mk 3 Baz, diperkenalkan sistem armor modular "kasag" yang meliputi lapisan ERA (explosive reactive armor) dan desain armor baru yang dapat menaklukkan senjata antitank jenis apapun.

Urusan mesin dipercayakan kepada mesin Teledyne Continen¬tal berdaya 900 hp. Disinilah kritik dilayangkan pada Merkava. Mesin ini dianggap terlalu kecil untuk mendorong beban Merkava yang mencapai 63 ton, atau setiap ton hanya kebagian 14 hp. Akibatnya, kecepatan lari Merkava hanya berkisar 40 mil/jam. Hal ini tentu berbahaya, mengingat pada perang gurun, kecepatan adalah segalanya. Untunglah kritik ini didengar Israel Military Industries (IMI) sebagai kontraktor utama.

Pada varian Mk 3, mesin diganti dengan Teledyne Continental AVDS-1790-9AR yang sudah mampu Imenyemburkan 1.200 hp. fehingga rasio tenaga: berat naik menjadi 18 hp/ton. Efeknya sangat terasa, karena Merkava pisa melaju sampai 55 km/jam. Sementara pada versi Mk 4, mesin disempurnakan menjadi GD-83V-12 diesel berdaya 1.500 hp. Dengan mesin baru ini, her untuk sprint dengan kecepatan 65 mil/ jam, bukan lagi masalah buat Merkava Mk 4.

Weapons and Electronics


Merkava dipasangi berbagai macam senjata, baik untuk tujuan ofensif maupun untuk bela diri. milai dari senjata utama, ttrkuva. Mk 1 dilengkapi meriam utama 105mm tipe M64 L71A buatan IMI. Meriam ini mampu melontarkan amunisi tipe APDS, HEAT, HESH, Phosphorous dan APFSDS.

Walaupun kalibernya terkesan kecil, namun dibantu dengan sistem PCS (Fire Control System) buatan El-Op yang mampu menstabilisasi arah tembakan, meriam ini terbukti jempolan membabat tank T-62 Suriah yang dilengkapi kanon 115mm. Dimulai dengan Mk 3 diadakan perubahan pada diameter laras. Kanon yang dipakai adalah 120mm smoothbore dilengkapi thermal sleeve buatan Video Industries. Fungsinya adalah untuk meningkatkan flkurasi
dengan mengurangi distorsi akibat efek panas dan getaran penembakan.

Evolusi meriam mencapai titik kulminasi pada varian Mk 3 Baz. Meriam 120mm yang sudah ada didukung dengan Knight Mk III Baz Advanced Fire Control System buatan El-Op dan Elbit Industries. Dengan sistem baru ini, Merkava jadi memiliki kemampuan shoot on the move yang mumpuni. Bukan hanya tank, helikopter pun akan dengan mudah dimangsa dengan meriam utama 120mm.

Selain itu, dalam kokpit penembak ditambahkan thermal sight dan layar televisi untuk pengoperasian siang had. Selain itu, untuk menjejak target secara akurat, ATT (automatic target tracker) buatan Elbit yang memiliki kemampuan siang dan malam juga dipasang. Sistem Eyesafe LRF (Laser Range Finder) menjamin pengukuran jarak target tanpa distorsi. Sementara pada kokpit komandan dipasang layar yang dapat merelay tampilan penembak. Dengan demikian koreksi arah dan elevasi tcmbakan segera bisa dilakukan.

Selain itu,komandan juga bisa merelay secara real time tampilan kamera yang dibawa UAV pengintai.Untuk fungsi bela diri dan bantuan tembakan, di samping hatch komandan dan pengemudi, terpasang dudukan untuk General Purpose Machine Gun FN 240 MAG atau M-60 LMG berkapasitas 500 peluru. Sementara tepat di atas kanon, terpasang senapan mesin koaksial Browning M2HB/IMI Leopard 12,7mm yang dapat dikendalikan secara elektrik. Pada Merkava Mk 4 diperkenalkan sistem senjata koaksial otomatis buatan Elbit, ORCWS-25-30 (Remote Control¬led Weapon System) 30mm yang bisa dikendalikan dari kokpit komandan atau penembak.

Satu kontainer tahan api berisi 10.000 peluru tersimpan di tengah bodi tank dan terhubung melalui sistem belt ke senapan mesin koaksial. Xenon search light dapat dipasang di atas dudukan LMG untuk fungsi antiserangan udara. Pada versi Mk 3B LIC yang digunakan untuk perang kota, dipasang 2 kontainer berisi 24 tabung granat asap yang bisa diisi dengan gas air mata, tabir asap atau senjata kimia macam gas syaraf.

Sistem proteksi
Jenderal Tal saat merancang Merkava menempatkan keselamatan kru sebagai prioritas pertama. Untuk itulah, seabrek proteksi aktif dan pasif dipasang di Merkava. Dalam daftar pertama, tentu saja plat-plat baja untuk melapisi bodi dan turret. Plat modular ini masih ditambahkan pula dengan skirt chains yang terpasang di bagian belakang turret. Skirt chains ini akan me-ledakkan peluru HEAT sebelum mampu mencapai turret ring yang merupakan titik lemah Merkava.

Pada Merkava Mk 3 Baz, sistem lapisan ERA dapat menaklukkan senjata antitank jenis apapun, termasuk thermobaric dan dual warheads. Untuk pertahanan elektronik, komandan bisa lengetahui apakah Merkava-nya dang dijejak dengan laser pencari milik musuh melalui nicoram LWS-2 Laser Warning stan. Perlindungan terhadap lubika (nuklir, biologi, kimia) blam skenario perang nuklir yang mungkin dihadapi Israel bila perang dengan Iran, terwujud lam combined overpressure cabin mpartment. Teknologi kedap di kabin ini menawarkan perlindungan NEC yang dipadukan dengan sistem pendingin dan pemanas udara, sehingga kenyamanan kru pasti akan terjamin kondisi cuaea apapun.

Walau sudah didesain dengan teknologi terbaru dan disebut sebagai tank terkuat di kolong jagat, toh akhirnya Merkava harus rtekuk lutut oleh serangan hit in run dari pejuang Hizbullah. Fakta aktual yang mendera Merkava di Libanon baru lalu, |ntu akan jadi "mata pelajaran" bagi militer Israel untuk mbali melahirkan mesin perang jug lebih mematikan lagi. Karena itu, rumor beredar Israel tengah mengembangkan Merkava dengan mm kaliber 140mm.

Belum kapan varian yang disebut itu 5 ini dimunculkan, menyusul dipotongnya anggaran untuk produksi Mk 4. Namun dengan phnya perang Israel-izbullah, pejabat Dephan Israel langsung mendesak untuk ancangbangun tank yang lebih berat dengan basis Mk 4. hap disyaratkan aspek kecepatan dan manuverabilitas kta mampu menghadapi pola konnflik modern bergaya gerilya. Nah tunggu, akan seberapa tangguh Merkava Mk 5?

Sistem Suspensi Multi Spiral


Sistem roda dan suspensi pada Merkava setali tiga uang dengan arian Israel tank Centurion (Sho't). Sistem yang menempel di kanan dan kiri bodi itu terdiri dari enam roda datar.

Selanjutnya sebuah roda bergerigi sebagai penggerak berada dibagian depan. Terakhir di bagian belakang tertanam roda pengaku (idler). Selain itu dibagian atas lingkar rantai terdapat pula sejumlah roda pendukung yang berukuran lebih kecil. Bergeser ke soal ? suspensi, bisa dipastikan setiap roda datar.


Dibekali dengan per keong multispiral. Untuk menopang bobot serta mendongkrak kemampuan melahap medan bergurun, per tadi juga masih didukung dengan batang penahan kejut. Semua sistem penggerak dan suspensi Merkava tadi dilindungi oleh lempengan baja tahan peluru.

Tipe Hulu Ledak


Armor Piercing Discarding Sabot
APDS adalah tipe peluru meriam yang paling banyak digunakan tank di seluruh dunia. Lebih dikenal dengan nama Sabot, APDS memanfaatkan energi kinetik untuk peluncurannya. Saat meluncur, bagian depan yang menyerupai kelopak (sabot) akan terlepas dan pada akhirnya menghantam target. Inti Sabot biasanya terbuat dari tungsten yang mampu menembus baja, ataj DU (Depleted Uranium) yang penggunaannya sangat kontroversial.

APFSDS
Armor Piercing Fin Stabilised Discarding Sabot
APFSDS merupakan penyempurnaan dari APDS. Untuk mengantisipasi masalah stabilitas yang timbul pada warhead berbentuk jarum yang panjangnya melebihi enam kali diameter, maka ditambahkan sirip penyeimbang untuk menstabilkan arah terbang Sabot. APFSDS harus ditembakkan dari kanon smoothbore, karena tipe kanon yang berulir (rifled) justru akan mengurangi akurasi sabot. Israel memakai tipe APFSDS-T M711 (CL 3254).

HEAT Heat Explosives Anti Tank
HEAT adalah tipe peluru dibuat dari bahan peledak yang dibentuk (shaped charge) memanfaatkan efek Neumann untuk menciptakan metal yang terbang dalam kecepatan sangat tinggi (+ 25 kali kecepatan suara). Sehingga ketika menumbuk akan tercipta keadaan superplastisitas (tidak pecah karena kelembabannya, sehingga menciptakan daya dorong ke arah dalam yang dapat menembus baja. Israel memakai tipe HEAT-MP-T M325 (CL 3105).

HESH High Explosive Squash Head
Merupakan tipe amunisi yang dirancang secara spesifik untuk menghancurkan lapisan baja tank. Di dalam warfieacfHESH terkandung peledak plastik dan delayed fuse. Saat impak, peledak plastik akan menyebar di permukaan dan membentuk lingkaran, kemudian delayed fuse akan meledakkan peledak plastik sepersekian detik kemudian. Gelombang kejut yang diciptakan akan menembus armor dan menyebabkan metal bagian dalam pecah menjadi serpihan yang bisa membunuh awak, merusak elektronik atau meledakkan amunisi.

LAHAT Laser Homing Anti Tank
Gun Launched Weapon System LAHAT adalah rudal buatan IAI yang dirancang untuk ditembakkan dari laras 105mm atau 120mm Merkava. Berat LAHAT mencapai 13 kg dan mampu mencapai jarak 8 km ketika ditembakkan dari darat, atau 13 km dari ketinggian. Akurasi mencapai 0,7 m CEP (Critical Error Point) pada sudut 30 derajat, dan mampu menembus lapisan baja setebal 800mm. LAHAT direncanakan akan melengkapi Merkava Mk 3 dan Mk 4. Versi antipesawat dalam pengembangan.



Kontraktor Utama
Perusahaan : Tender
Elbit : Fire Control System
Electro optics : Control System, ORCWS
IMI (Israel Military Industries) : Meriam utama, lapisan armor, transmisi
Urdan : Lapisan baja untuk pembuatan tank
IAI- Ramta (Israel Aircraft Industries) : Komponen proteksi
IDF (Israeli Defence Force) : Perakitan dan pengetesan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Recent Post